(Renungan untuk wanita muda)
Seiring denyut nadi perkembangan tehnologi yang semakin canggih, maka aliran darah kawula muda pun semakin bergejolak. Bak dentuman music yang mampu menggetarkan kaca jendela, gejolak itupun mampu menggetarkan sendi-sendi kehidupan di kalangan kawula muda saat ini. Sehingga agak sulit untuk membedakan positif dan negatif dari hentakan gejolak tersebut.
Hiruk pikuk nya aktifitas kehidupan dunia saat ini seolah membuat banyak kalangan muda seperti kehilangan pegangan. Salah satu contoh yang begitu nampak adalah dari gaya berpakaian. Style demi style terus menerus menghantui pikiran dan prilaku dari anak muda masa kini. Dalam hitungan rentang waktu Tahun, bulan, bahkan sampai pada hitungan hari, mode & style berpakaian mampu mempengaruhi emosi remaja untuk berpacu mengikuti 'trend' paling 'wah'.
Yang sangat menyedihkan adalah gaya berpakaian masa kini begitu dahsyatnya sehingga mampu mengalahkan norma – norma agama. Yang penting mengikuti mode paling 'trendy', maka nilai-nilai agama dianggap 'kuno'. Dari model pakaian ketat ala 'full press body', sampai pada gaya berpakaian dengan 'baju setengah jadi' pun seolah sudah mengalir searah dengan aliran darah dan gejolak kawula muda.
Layak tidak layak, pantas tidak pantas, cocok tidak cocok, yang penting lagi 'Ngetrend'. Begitulah yang terjadi. Bahkan saat ini paling mengemuka istilah, yang "penting sexy!" Astaghfirullah !!
"Kamulah makhluk Tuhan, yang tercipta, yang paling sexy… Cuma kamu yang bisa… membuatku terus menjerit… ah… ah.. ah…" begitulah sepotong syair lagu yang lagi digandrungi oleh kalangan muda saat ini.
"Terlihat sexy, membuat kita semakin pede habis !" tutur seorang gadis masa kini.
Bahkan dikalangan artis penyanyi saat ini tidak sedikit yang mengekspresikan diri dengan berpakaian 'wah!'. Model baju yang terbuka sampai bagian tubuh yang seharusnya tertutuppun bukan lagi hal yang tabu untuk diperlihatkan untuk menjadi komsumsi publik. Ironisnya, begitu segelintir orang mencoba untuk memperingatkan, maka jawaban yang keluar dari mulut para artis tersebut adalah "ini adalah bagian dari seni. Beginilah caranya mengekspresikan sebuah hasil seni. Jadi gak perlu diributkan, ini khan hak azasi manusia !"
Begitulah yang terjadi saat ini. Seolah akhlak Islam sudah tidak ada artinya lagi, tertutup oleh kekuatan 'Hak Azasi Manusia' dan 'Ekspresi Seni'. Wanita Islam saat ini sudah begitu jauh melupakan betapa pentingnya 'menutup aurat'. Hal ini sejalan dengan sabda Rasulullah SAW ;
" Pada akhir umatku nanti aka nada wanita-wanita yang berpakaian namun pada hakekatnya telanjang. Diatas mereka seperti terdapat bongkol (punuk) onta. Laknatlah mereka karena sesungguhnya mereka itu kaum yang terlaknat. Mereka tidak akan masuk surge dan juga tidak akan memperoleh bau wanginya, padahal wangi surge itu sudah dapat dicium dari perjalanan (jarak yang sangat jauh) sekian dan sekian " (HR.at Tabrani, Al Mu'jam As Shagir:223)
Wake up girl..! Do not think with your passion !
Cobalah untuk berpikir dengan hati nurani dan sebuah kejujuran yang mendalam. Apalagi kita seorang wanita muslim yang telah mempunyai batas-batas kesusilaan dan akhlak yang telah diatur dan dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW.
Didalam Al Qur'anul Karim, Allah SWT telah memperingatkan kita sebagai wanita muslim untuk mempunyai akhlak islami dan bukan memperlihatkan bagian-bagian tubuh yang seharusnya ditutup. Ada batasan-batasan yang telah ditetapkan bagi kaum wanita untuk memilih model pakaian yang masuk dalam kategori menutup aurat.
"Katakanlah kepada wanita yang beriman: "Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak daripadanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya, kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera-putera mereka, atau putera-putera suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita Islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Dan janganlah mereka memukulkan kakinya agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung. (QS.An Nuur : 31)
Beginilah seharusnya kaum wanita berpakaian. Bukan hanya sekedar menuruti hawa nafsunya belaka untuk mengikuti 'trendy' masa kini.
Allah berfirman,
"Hai anak Adam, sesungguhnya Kami telah menurunkan kepadamu pakaian untuk menutupi `auratmu dan pakaian indah untuk perhiasan. Dan pakaian takwa itulah yang paling baik. Yang demikian itu adalah sebahagian dari tanda-tanda kekuasaan Allah, mudah-mudahan mereka selalu ingat" (QS.Al A'raaf : 26)
Wake up girl ! Do something righteously a Muslimah !
Sadarlah ! Lakukanlah sesuatu selayaknya seorang Muslimah yang takut kepada Allah SWT. Wanita muslimah yang takut kepada Allah SWT, adalah wanita yang mau menutup auratnya. Tidak mengumbar dan menerbarkan fitnah oleh penampilan sexy tubuhnya.
Tidak sedikit pula wanita muslimah saat ini yang mengenakan Jilbab. Mulai dari anak sekolahan, mahasiswi sampai ibu rumah tangga, sudah mulai tergugah hatinya untuk memakai jilbab. Tapi sayangnya, tidak sedikit dari mereka belum mau memahami cara berjilbab menutup aurat) yang sesuai dengan tuntunan Islam.
Banyak diantara wanita jaman sekarang memakai jilbab juga hanya sebatas mengikuti 'trendy' yang ada saat ini. Agar terlihat cantik, agar nampak islami, supaya dilihat alim, dan masih banyak niat yang lain yang hanya memperturutkan hawa nafsunya belaka, bahkan sebenarnya masih jauh dari cirri-ciri seorang Muslimah.
Jilbab Sexy, Jilbab Gaul
Menutup kepala dengan jilbab dan hanya sebatas leher bagian bawah, baju ketat (mengikuti lekuk tubuh dengan ala full press body), celana jeans ketat, mawarnai pola berjilbab wanita masa kini. Padahal mereka tidak menyadari bahwa sebenarnya cara berjilbab seperti itu tidak ubahnya dengan model pakaian masa kini yang cenderung menampilkan keseksian tubuh
"Yang penting khan berjilbab ! Daripada tidak sama sekali !" begitulah alasan yang paling sering muncul ke permukaan.
Padahal jelas bahwa cara menutup aurat bagi wanita telah diterangkan didalam Islam sesuai sabda Rasulullah SAW ;
"Hai Asma'! Sesungguhnya seorang perempuan apabila telah datang waktu haidh, tidak patut diperlihatkan tubuhnya melainkan ini dan ini (Rasulullah berkata sambil menunjuk muka dan kedua telapak tangannya hingga pergelangannya)" (HR. Abu Dawud dalam Sunannya dengan sanad sahih).
Allah SWT berfirman,
"Hai Nabi katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mu'min: "Hendaklah mereka menjulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka". Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak diganggu. Dan Allah adalah Maha pengampun lagi Maha penyayang. (QS. Al Ahzaab : 59)
Kata "menjulurkan jilbab" berarti memanjangkan jilbabnya keseluruh tubuh. Bukan seperti jilbab yang saat ini lagi trendy. Hal ini menunjukkan bahwa "wajib"nya menutup aurat bagi kaum wanita.
Pernah suatu hari Rasulullah SAW duduk sambil menangis. Sahabat Ali bin Abi Thalib bertanya, "wahai Rasulullah, apa yang terjadi? Apa gerangan yang membuatmu menangis?"
Beliau bersabda, "wahai Ali, ketika naik pada malam Mi'raj, aku menyaksikan kaum wanita dari umatku mengalami siksa pedih. Disebabkan siksa pedih itulah aku menangis!"
Lalu putri beliau Fatimah bertanya, "Apa yang ayah saksikan sehingga menimbulkan pengaruh seperti ini?" Lalu Rasulullah bersabda, "Aku melihat seorang wanita yang digantung dengan rambutnya, sementara otaknya mendidih. Allah menyiksanya karena wanita tersebut tidak mau menutup rambutnya dari pandangan pria bukan muhrim".
Lalu beliau melanjutkan sabdanya, "Aku melihat seorang wanita yang menyayat tubuhnya sendiri, kemudian dipaksa untuk memakannya, dan api menyembur dari lidahnya. Allah SWT menyiksanya karena wanita itu menampakkan perhiasan dan memamerkan tubuhnya dihadapan pria yang bukan muhrimnya".
Demikianlah yang di isyaratkan oleh Rasulullah SAW tentang siksa bagi wanita yang tidak mau menutup auratnya semasa hidup di dunia.
Bahkan dikehidupan dunia ini, wanita-wanita yang tidak mau menutup auratnya secara benar, tidak akan mendapatkan ketenangan hidup yang sebagaimana mestinya.
Wahai pemudi muslimah, getarkan hatimu. Buka lebar-lebar mata dan telinga anda. Biarkan hati nuranimu berbicara. Buang sedikit ego dalam dirimu. Cobalah renungkan makna dari segala perintah Allah SWT dan nasehat-nasehat Rasulullah SAW.
Bertaubatlah !! Tutuplah Auratmu !!
Jangan biarkan syetan menguasai dirimu. Jangan biarkan anda larut dalam bisikan-bisikan syetan, seperti,
" Sudahlah, jangan terlalu dipikirin, menutup aurat itu tidak wajib, menutup aurat itu hanya wajib bagi wanita yang sudah tua, atau kamukan masih sangat muda, masih banyak waktu untuk bertaubat dan belum saatnya sekarang".
Dan apabila anda sudah memakai jilbab, maka kembali syetan membisikkan, "kamu sudah benar untuk memakai jilbab, tapi bukan berarti kamu gak bisa sexy lagi. Jilbab sexy juga gak apa koq, yang pentingkan kepala sudah pakai jilbab. Baju dan celana ketat khan lagi trendy…!"
Begitulah saudariku, syetan tidak akan pernah berhenti untuk selalu mempengaruhi dan mengajak kita kejalan yang sesat sehingga kita mendapatkan murka Allah SWT.
Jangan hanya selalu mengikuti apa yang telah kebanyakan orang lakukan. Tanpa kita sadari bahwa budaya barat telah merasuki kehidupan kita. Budaya jahiliyah selalu mencoba untuk meracuni kehidupan kita sehingga kita jauh dari Islam.
Bahkan pendapat yang mengatakan bahwa "apa gunanya berjilbab kalau hati tidak dijilbabkan dulu ! jilbabkan dulu hati baru kita berjilbab !" adalah pendapat yang sangat keliru yang sengaja dihembuskan oleh orang-orang yang jauh dari keimanannya untuk menjauhkan kita agar mau menutup aurat.
Takutlah akan azab Allah SWT di hari Pembalasan nanti. Ingatlah bahwa 'kematian' akan datang setiap saat tanpa kita ketahui. Bahkan setelah anda membaca tulisan ini pun, kematian bisa saja menjemput anda.